Workshop SAGUSAPTEK

Suasana pembukaan Workshop SAGUSAPTEK yang diselenggarakan IGI Daerah Kabupaten Buol Oleh Wakil Bupati Kab. Buol.

SAGUSABLOG Lanjutan 31

Workshop online SAGUSABLOG Lanjutan angkatan 31.

Mathematics In Context

Buku referensi.

Senin, 31 Agustus 2020

HIMPUNAN (Pengertian, Notasi dan Penyajian Himpunan)

A. KONSEP HIMPUNAN

1. Pengertian Himpunan
Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mendengar atau menggunakan istilah kelompok, kumpulan, kelas untuk mengungkapkan suatu kumpulan objek atau benda tertentu. Istilah kelompok, kumpulan, maupun kelas dalam matematika dikenal sebagai istilah himpunan.

Dalam kehidupan sehari-hari, istilah kumpulan dan himpunan sering kali dianggap sama. Didalam matematika, kumpulan tidak selalu berarti himpunan. Himpunan dan kumpulan dapat mempunyai arti yang berbeda.

Himpunan adalah adalah kumpulan benda atau objek yang didefinisikan dengan jelas (dapat ditentukan dengan tegas benda atau objek apa saja yang termasuk dan yang tidak termasuk dalam suatu himpunan yang diketahui.


Kumpulan atau kelompok yang merupakan suatu himpunan

  • Kumpulan hewan berkaki empat antara lain kambing, kerbau, dan kuda.

           Kumpulan hewan berkaki empat adalah suatu himpunan, karena setiap hewan berkaki empat,               maka hewan tersebut pasti termasuk dalam kumpulan tersebut.

  • Kumpulan warna lampu lalu lintas adalah merah, kuning, dan hijau.

          Kumpulan warna lampu lalu lintas adalah suatu himpunan, karena dengan jelas dapat                          ditentukan anggotanya.

Kumpulan atau kelompok yang bukan merupakan suatu himpunan


  • Kumpulan lukisan indah.

          Kumpulan lukisan indah tidak dapat disebut himpunan, karena lukisan indah menurut                          seseorang belum tentu indah menurut orang lain. Dengan kata lain, kumpulan lukisan indah                tidak dapat didefinisikan dengan jelas.

  • Kumpulan wanita cantik di Indonesia

          Kumpulan wanita cantik di Indonesia tidak dapat disebut himpunan, karena wanita cantik                    menirut seseorang belum tentu cantik menurut orang lain. Jadi, kumpulan wanita cantik bukan            termasuk himpunan.

Contoh
Himpunan:
1. Kumpulan bilangan faktor dari 10

  • Anggotanya: 1, 2, 5, 10
  • Bukan anggota: 3, 4, 6, 7, 8, 9

2. Kumpulan bilangan ganjil kurang dari 10

  • Anggotanya: 1, 3, 5, 7, 9
  • Bukan anggota: 2, 4, 6, 8

Contoh diatas merupakan himpunan karena dapat disebut dengan jelas objek yang merupakan anggota dan yang bukan merupakan anggota.

2. Notasi Himpunan dan Anggota Himpunan

  • Untuk nama himpunan digunakan huruf besar (kapital) A, B, C, … Z
  • Untuk setiap benda atau objek yang berada dalam suatu himpunan disebut anggota atau elemen dari himpunan itu ditulis dengan huruf kecil dan ditulis diantara kurung kurawal “{…}.
  • Untuk memisahkan anggota yang satu dengan anggota yang lain, digunakan tanda koma. Anggota himpunan dinotasikan dengan Î (dibaca: elemen atau anggota dari). Sedangkan bukan anggota himpunan dinotasikan dengan Ï (dibaca: bukan elemen atau bukan anggota dari).

3. Penyajian Himpunan

Suatu himpunan dapat dinyatakan, dengan tiga cara sebagai berikut.
1) Dengan Kata-Kata (Metode Deskripsi)
     Dengan cara menyebutkan semua syarat/sifat keanggotaannya.
     Contoh:
     P adalah himpunan bilangan prima antara 10 dan 40.
     Ditulis P={bilangan prima antara 10 dan 40}

2) Dengan Notasi Pembentuk Himpunan (Metode Rule)
     Pada cara ini disebutkan semua syarat/sifat keanggotaannya. Namun anggota himpunan                       dinyatakan dengan suatu variabel. Variabel yang biasa digunakan adalah x atau y. Dengan cara           menyebutkan semua syarat/sifat keanggotaannya.

      Contoh:
     P={bilangan prima antara 10 dan 40} ditulis
     P={10 < x < 40, x Î bilangan prima}.

3) Dengan Mendaftar Anggota-Anggotanya (Metode Roster)
     Dengan cara menyebutkan anggota-anggotanya, menuliskannya dengan menggunakan kurung             kurawal, dan anggota-anggotanya dipisahkan dengan tanda koma..

     Contoh:
      P adalah himpunan bilangan prima antara 10 dan 40. ditulis
      P={11, 13, 17, 19, 23, 29, 31, 37}
Untuk mendapatkan ringkasan materi, silakan Klik

Selasa, 24 Desember 2019

Merdeka Belajar dan Peluang merayakan Multiple Intelligences. Mungkinkah? (Catatan kecil akhir tahun, menyongsong program merdeka belajar 2020)

Pernahkan Anda melihat seorang anak yang terpesona dengan permainan musik kemudian ia berusaha keras untuk dapat memainkan musik serupa, mempelajarInya dan dalam waktu tidak terlalu lama berhasil menguasai cara memainkan musik tersebut?. Pernakah Anda melihat bagaimana seorang yang gagap dalam berbicara tetapi trampil memainkan musik tertentu?, bagaimana anak kecil yang bahkan belum lancar membaca akan tetapi memiliki kepekaan terhadap hubungan nada?. Pernakah Anda menyaksikan seorang anak dengan keahlian memainkan bola kemudian menggiring bola dengan cermat dan memperhitungkan sasaran tembak dengan akurasi terbaik hingga tendangannya tepat sasaran dan membuahkan gol pada pertandingan sepak bola?. Pernakah Anda melihat bagaimana seorang anak mampu merangkai kata-kata menjadi kalimat yang baik misal dalam catatan harian?. Bahkan terlihat begitu memiliki kepekaan terhadap fonologis terhadap suatu bahasa saat berpidato. Pernakah Anda melihat seorang anak yang bisa memecahkan masalah matematika yang sedikit kompleks dengan modal pengetahuan terhadap konsep-konsep dasar yang disampaikan gurunya, meskipun dalam hal lain anak tersebut sangat lemah?. Hal-hal ini menunjukkan beberapa bakat unik yang dimiliki oleh seorang manusia yang masing-masing memiliki spesifikasi sendiri. Howard Gardner (2013) menyebutnya sebagai Multiple Intelligences.

Jumat, 06 Desember 2019

SAGUSABLOG dan komitmen Ikatan Guru Indonesia mengambil perannya mengembangkan kompetensi guru abad 21


SAGUSABLOG
Roda zaman terus berputar membawa kita pada suatu era yang santer disebut era Industri 4.0. Sebuah era di mana segenap lapisan masyarakat tak terkecuali Guru, mau tidak mau dituntut untuk berubah seiring perkembangan zaman. Sebagai salah satu profesi yang tak tergantikan oleh apapun, Guru tentu saja dituntut untuk mampu mengubah cara pandang dan cara berpikir siswanya untuk menghadapi tantangan zaman. Apatah lagi, kita hidup di era dimana informasi disuguhkan sedemikian rupa (tanpa disaring mana benar, mana salah) dan setiap individu termasuk siswa sekalipun sangat mudah mengaksesnya.

Kerajinan tangan Pot Tanaman berbahan dasar handuk bekas dan semen

Pot tanaman hahah dasar handful bekas dan semen
Jika selama ini Anda melihat Pot Tanaman selain plastik memiliki bobot yang berat, maka Anda bisa melirik hasil kerajinan satu ini. Kerajinan pot tanaman ini dibuat dengan memanfaatkan bahan dasar kain handuk bekas dan semen. Bobotnya ringan namun memiliki kualitas yang baik, tahan terhadap panas maupun hujan karena dilapisi semen. Mudah dipindahkan untuk menyesuaikan selera penataan yang berubah setiap waktu.

Selain beberapa keunggulan yang telah disebutkan, pot tanaman ini tersedia dalam beragam corak dan warna, dengan warna yang mudah diganti sesuai selera. Soal harga, bervariasi dan terjangkau, tergantung ukurannya. Pot tanaman ini dibanrol mulai dari harga Rp.10.000 hingga Rp.35.000 per Pot tergantung ukuran.

Berminat?,

Untuk pemesanan hubungi!
HP/WA: 082194447775-081230601876

Kamis, 05 Desember 2019

Hasil Ujian Siswa SMP Materi Pecahan Tahun 2019

Hasil ujian materi Pecahan dapat Anda lihat dengan cara klik Hasil Ujian atau dapat Anda lihat pada tabel di bawah ini.

Rabu, 04 Desember 2019

Soal Pecahan Kelas 7

Silakan kerjakan soal-soal di bawah ini dengan benar!

Selasa, 03 Desember 2019

Materi 3 Kelas 9: Bangun Ruang Sisi Lengkung

Banyak benda-benda di sekitar kita yang mempunyai bentuk dasar tabung. Misalnya drum aspal, kaleng cat, kaleng biskuit, potongan ruas bambu, gendang, dan masih banyak yang lainnya (Lababa, 2019)